Pengabdian Adalah Ibadah” — Vindi Ardi Yuliandhoko Siap Bawa Perubahan untuk Panjunan

Sidoarjo, Gema Nusantara — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo mulai menghangat. Salah satu bakal calon (bacalon) yang menyatakan kesiapan maju adalah Vindi Ardi Yuliandhoko, sosok muda yang tidak asing di tengah masyarakat desa.

Pria yang akrab disapa Risky ini mantap melangkah maju setelah mendapat dorongan kuat dari masyarakat serta dukungan penuh dari keluarga. Di usia 33 tahun, bapak satu anak tersebut mengaku keputusannya bukan sekadar soal politik, melainkan panggilan pengabdian.

Saat ditemui awak media usai mendaftar sebagai bacalon pada Senin, 09 Februari 2026 di Balai Desa Panjunan, Risky menegaskan komitmennya.

“Pengabdian adalah ibadah. Saya ingin Desa Panjunan menjadi desa yang maju, lebih tertata, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat dan keluarga menjadi energi besar untuk berbuat lebih banyak bagi desa. Ia juga berkomitmen menjalankan pemerintahan secara profesional dan transparan apabila dipercaya memimpin.

Ayah satu anak tersebut menyampaikan bahwa dirinya akan menggandeng seluruh elemen desa, mulai dari perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, hingga pemuda dan Karang Taruna untuk bersama-sama mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan adalah kunci. Pemerintahan desa harus akuntabel dan benar-benar berpihak kepada warga,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat berbeda, salah satu tokoh masyarakat Desa Panjunan yang enggan disebutkan namanya mengaku bangga dengan sosok Vindi. Saat diwawancarai pada Jumat, 13 Februari 2026, ia menggambarkan karakter bacalon tersebut sebagai pribadi yang kalem namun tegas.

“Saya bangga dengan Mas Vindi yang akrab disapa Risky. Pemuda ini dikenal kalem, mudah bergaul, memiliki jiwa sosial yang tinggi, serta tegas dan berani,” ujarnya.

Pria paruh baya yang aktif mengikuti pengajian dan kegiatan kelembagaan desa tersebut juga menambahkan bahwa persaingan Pilkades kali ini cukup berat. Lawan Risky saat ini diketahui pernah mencalonkan diri pada Pilkades periode lalu dan kalah dengan selisih sekitar seratusan suara.

Selisihnya dulu tipis sekali. Tapi saya yakin Mas Vindi bisa terpilih. Mudah-mudahan Tuhan mengabulkan,” pungkasnya sambil mengangkat gelas kopi hitam di depannya. (Edy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *