Sinergi Lintas Sektor, Posyandu Lansia Wonokromo Jadi Ajang Pemeriksaan Kesehatan dan Literasi Keuangan

Surabaya, Gema Nusantara – Kelompok Lansia di RW 04 Kelurahan Wonokromo, Surabaya, kembali menunjukkan eksistensinya dalam menjaga kesehatan dan kemandirian. Melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) rutin yang digelar pada Rabu (15/04/2026), para lansia tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga edukasi finansial dan pendampingan dari akademisi.

Bacaan Lainnya

​Kegiatan rutin bulanan yang dilaksanakan setiap pekan kedua ini melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, hingga sesi konsultasi kesehatan bagi para warga senior.

​Ketua PKK RW 04 Kelurahan Wonokromo, Anjar, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan langkah efektif untuk deteksi dini kesehatan warga. “Jika ditemukan kasus yang bersifat mendesak, kami segera melakukan langkah preventif dan merujuk warga untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut dari dokter puskesmas,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Menariknya, pelaksanaan Posyandu kali ini digabungkan dengan senam lansia. Ketua Lansia RW 04, Soepinik, menjelaskan bahwa senam tersebut menjadi pemantik semangat sekaligus sarana bersosialisasi. “Kelompok senam ini adalah program penyemangat agar para lansia bisa saling berinteraksi dan tidak merasa terisolasi,” katanya.

Selain fokus pada kesehatan fisik, kegiatan kali ini juga menggandeng Bank Mandiri melalui “Program Kartini”. Perwakilan Bank Mandiri, Puput Meyliya, memaparkan pentingnya literasi perbankan bagi kaum perempuan, tanpa memandang usia.

​”Melalui Program Kartini, kami ingin memberi kesempatan bagi lansia, terutama wanita, untuk mandiri secara finansial. Membuka rekening adalah langkah awal untuk merencanakan masa depan. Apapun pekerjaannya, wanita harus berdaya secara ekonomi,” tegas Puput.

Di sisi lain, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) turut menerjunkan mahasiswi Pendidikan Profesi Bidan dalam kegiatan ini. Dosen Pembimbing Unusa, Ibu Yati, menjelaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bagian dari Stase Kebidanan Komunitas yang berlangsung mulai 6 April hingga 3 Mei 2026.

​”Mahasiswi kami melakukan praktik langsung mulai dari pengkajian data, analisis kesehatan reproduksi, hingga pemberdayaan lansia melalui edukasi kesehatan. Ini adalah wujud nyata visi Rahmatan Lil Alamin kampus kami untuk menebar manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelas Ibu Yati.

​Keterlibatan lintas sektor antara kader KSH (Kader Surabaya Hebat), PKK, perbankan, dan akademisi ini diharapkan dapat menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat derajat kesehatan masyarakat di lingkungan Wonokromo.

(Triwono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *