Polisi Peduli Hadir di Rest Area 753, AKP Yudho Imbau Sopir Truk Istirahat Saat Lelah dan Berikan Snack serta Kopi

Sidoarjo, Gema Nusantara – Dalam upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan, Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui program “Polisi Peduli” kembali hadir menyapa para pengendara, khususnya sopir truk, di Rest Area 753. Kegiatan yang berlangsung dengan hangat dan penuh kepedulian ini dipimpin langsung oleh Kepala PJR Polda Jatim, AKP Yudho, yang memberikan arahan penting kepada para sopir agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk.

Pada kesempatan tersebut, AKP Yudho menyampaikan pesan tegas namun penuh empati kepada para pengemudi truk yang sedang beristirahat di lokasi. Ia mengingatkan bahwa rasa kantuk adalah salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang kerap memakan korban, baik materiil maupun jiwa. Oleh karena itu, para sopir dihimbau untuk tidak ragu memanfaatkan rest area yang tersedia sebagai tempat beristirahat guna menjaga kondisi tubuh tetap prima selama perjalanan panjang.

“Kami ingin para pengemudi sadar bahwa keselamatan adalah yang utama. Jangan paksakan diri saat lelah. Rest area seperti di sini, Rest Area 753, bisa dimanfaatkan untuk tidur sejenak, makan, atau sekadar meregangkan otot,” ujar AKP Yudho dalam arahannya.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, dalam kegiatan ini para sopir juga diberikan snack, air mineral, serta kopi secara gratis. Pemberian ini bukan hanya sekadar simbolis, tetapi merupakan bentuk dukungan moril dan fisik agar para sopir tetap terjaga stamina dan konsentrasinya saat melanjutkan perjalanan.

Salah satu sopir truk yang hadir, Bapak Suwarno (48), pengemudi truk berwarna merah putih dengan nomor polisi N 8313 E, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan tersebut. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program “Polisi Peduli” ini.

“Saya sangat berterima kasih. Kadang kami sopir merasa sendiri di jalan, tapi dengan kegiatan seperti ini, kami merasa diperhatikan. Diberi kopi dan snack, itu kecil tapi berarti besar bagi kami. Terutama arahan dari Pak Polisi sangat menyadarkan kami pentingnya istirahat,” ujar Suwarno penuh haru.

Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi contoh nyata kepolisian dalam membangun komunikasi humanis dengan masyarakat, khususnya para pekerja jalanan seperti sopir truk yang menjadi tulang punggung logistik nasional. Dengan pendekatan yang persuasif dan langsung menyentuh kebutuhan di lapangan, diharapkan risiko kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin, serta lalu lintas dapat berjalan lancar demi kepentingan bersama.

Program “Polisi Peduli” ini akan terus digelar secara berkala di sejumlah titik strategis, khususnya rest area yang menjadi titik istirahat utama bagi para pengendara jarak jauh. Melalui sinergi antara kesadaran pengemudi dan kepedulian aparat kepolisian, keselamatan berkendara bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan komitmen bersama untuk menciptakan jalanan yang aman dan nyaman bagi semua.
(Dody-Taufiq-Eby)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *