
Sidoarjo, Gema Nusantara — Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo menghadiri kegiatan panen raya padi secara serentak di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Senin (7/4/2025). Acara ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dilaksanakan serentak di 14 provinsi di Indonesia.
Kegiatan panen tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, serta sejumlah pejabat dari Dinas Pertanian, camat, kepala desa, dan perwakilan kelompok tani setempat.
Wakil Bupati Mimik Idayana dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Forkopimda dalam panen raya ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap program strategis nasional dalam bidang ketahanan pangan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memacu semangat petani serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

“Hari ini kami melaksanakan panen raya padi di lahan hampir 10 hektar di Desa Kemuning. Ini adalah bagian dari upaya bersama dalam mendukung swasembada pangan nasional sebagaimana arahan Presiden dan Menteri Pertanian,” kata Mimik.
Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah, khususnya di wilayah pedesaan. Karena itu, Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong berbagai program peningkatan produksi pangan, termasuk melalui penyediaan sarana produksi pertanian, pelatihan bagi petani, serta penguatan akses pasar.
Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menyatakan bahwa institusinya turut berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan dengan memberdayakan peran Bhabinkamtibmas di tingkat desa. Melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), masyarakat diajak untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan tambahan.

“Kami telah menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk mendampingi masyarakat dalam mengembangkan program P2B. Harapannya, langkah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan mendukung kemandirian pangan berbasis komunitas,” jelasnya.
Senada dengan itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa juga terus aktif dalam pendampingan kepada petani, baik dalam tahap pra-tanam, masa tanam, hingga pasca-panen.
“Kami konsisten mendampingi petani dalam berbagai aspek, termasuk distribusi pupuk, pengolahan lahan, hingga pemasaran hasil panen. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas Dedyk.
Panen raya di Desa Kemuning ini mencerminkan sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap petani, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.
(Lisa-Arya)





