
Surabaya, Gema Nusantara – Semangat kebersamaan warga Banjar di perantauan terpancar nyata dalam acara Halalbihalal yang digelar oleh Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jawa Timur. Bertempat di Graha Widya Bhakti, Kampus STIESIA Surabaya, Minggu (5/4/2026), acara ini menjadi momentum pelepas rindu sekaligus penguat ikatan persaudaraan pasca-Hari Raya Idulfitri.
Mengusung tema “Barakat Rakat di Banuwa Urang, Nyaman Hidup Kita Bamartabat Wan Babarkat”, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan warga Banjar yang berdomisili di berbagai daerah. Tak hanya dari Jawa Timur, peserta juga datang dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, hingga Sumatra. Turut hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Forum Komunikasi Kesukuan yang ada di Kota Surabaya.
Ketua Panitia, Drs. H. Anang Halim Syarwani, melaporkan bahwa tercatat sebanyak 815 peserta dan 50 undangan hadir memadati lokasi. Ia menekankan bahwa format acara tahun ini dirancang berbeda dengan menonjolkan kolaborasi antar-generasi.
”Acara tetap khidmat dengan penampilan dari generasi Boomer hingga generasi Alpha. Ini merupakan sumbangsih dari KBB DPD Gresik, Surabaya, Tulungagung, Blitar, dan Bangil. Fokus utama kita adalah membangun kerukunan yang kuat dan bermartabat bersama masyarakat Jawa Timur,” ujar Anang.
Kemeriahan semakin lengkap dengan adanya bazar yang diikuti oleh 47 stan UMKM binaan KBB dan Mitra Koperasi Jasa Betuah Bauntung. Selain menyajikan kuliner dan pernak-pernik khas Banjar, panggung utama diisi dengan pentas seni Hadrah Al Muhibbin, Qasidah KBB Gresik, serta peragaan busana Sasirangan oleh generasi muda.

Mewakili Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, Eddy Supriyanto, Nur Arifin, S.Pd., M.Kes., menyampaikan apresiasinya atas kekompakan warga Banjar.
”Pemerintah Provinsi Jawa Timur merasa bangga dapat hadir di tengah acara yang paket lengkap ini; ada halalbihalal, bazar, pentas seni, hingga pelantikan pengurus. Ini menunjukkan eksistensi kerukunan suku yang positif di Jawa Timur,” ungkapnya.
Puncak acara ditandai dengan pelantikan pengurus DPW KBB Jawa Timur periode 2025–2029 oleh Ketua Umum KBB Sa-Dunia, H. Sahbirin Noor, atau yang akrab disapa Paman Birin. H. Noor Alamsyah, S.H., kembali dipercaya menahkodai organisasi ini untuk periode kedua.
Dalam sambutannya, H. Noor Alamsyah menjelaskan bahwa KBB Jatim kini menghimpun sekitar 15.000 warga Banjar di Jawa Timur. Organisasi ini bertujuan melestarikan budaya serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pemberdayaan sosial dan ekonomi.
Paman Birin mengaku bangga atas konsistensi warga Banjar di Jawa Timur dalam menjaga tradisi. Menggunakan bahasa daerah yang hangat, ia menyapa seluruh warga yang hadir.
”Alhamdulillah, ulun (saya) bersyukur dan himung banar (senang sekali) betamuan awan pian sabarataan (bertemu dengan kalian semua), kompak dan rukun,” tuturnya.
Ia juga mengajak warga Banjar untuk terus berkontribusi bagi daerah perantauan. Secara khusus, Paman Birin memberikan apresiasi kepada tokoh Banjar yang sukses di kancah nasional, salah satunya Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., pakar manajemen kelahiran Martapura yang kini menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Airlangga.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting organisasi, di antaranya Sekjen PP KBB Sa-Dunia Dr. H. Taufik Arbain, M.Si., Ketua PW KBB Kalimantan Timur Dr. H. Iryanto Lambrie, serta para ketua wilayah dari Sumatra, Jawa Barat, Jabodetabek, dan Jawa Tengah.
Di bawah kepemimpinan Paman Birin, KBB terus melebarkan sayapnya. Hingga saat ini, organisasi telah terbentuk di 24 wilayah di Indonesia serta memiliki cabang internasional di Malaysia, Singapura, Kuwait, hingga Arab Saudi.
(Triwono)





