
Sidoarjo, Gema Nusantara – Bertempat di Rumah Makan Tempoe Doeloe, Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, Senin (26/1/2026), berlangsung pertemuan bertajuk ngopi persahabatan antara Heru, Ketua Koordinator Wilayah Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Provinsi Jawa Timur, dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Blitar.
Pertemuan tersebut digelar untuk memenuhi undangan sekaligus menjadi ajang klarifikasi atas pemberitaan sebelumnya di MAKINews.com terkait kunjungan jajaran Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kabupaten Blitar ke Pulau Seribu Masjid, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sempat menuai kritik dari MAKI Jatim.
Dalam dialog tersebut, Kakanmenag Kabupaten Blitar menjelaskan bahwa keberangkatan jajaran MAN ke Mataram dalam rangka rapat koordinasi (Rakor) DIPA tidak menggunakan anggaran DIPA maupun keuangan negara. Ia menegaskan, seluruh biaya kegiatan berasal dari hasil urunan atau tabungan kolektif para pengurus MAN yang dikumpulkan secara rutin setiap bulan selama satu tahun.
Heru MAKI, saat diwawancarai awak media pada Selasa (27/1/2026), menyampaikan apresiasi atas klarifikasi yang disampaikan secara terbuka oleh Kakanmenag Kabupaten Blitar. Menurutnya, secara kelembagaan MAKI Jatim dapat menerima penjelasan tersebut.
“MAKI Jatim menghargai klarifikasi ini dan dapat menerimanya. Namun kami tetap mengingatkan agar ke depan penggunaan anggaran DIPA benar-benar difokuskan pada program yang menyentuh kepentingan publik dan peningkatan kualitas pendidikan, bukan kegiatan yang bersifat euforia semata,” tegas Heru.

Pria dengan ciri khas rambut gondrong berwarna putih itu menambahkan, fungsi kontrol yang dijalankan MAKI merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pertemuan ngopi persahabatan tersebut berlangsung dalam suasana gayeng, cair, dan penuh keakraban. Bahkan terungkap, secara geografis Heru MAKI dan Kakanmenag Kabupaten Blitar merupakan tetangga desa, sehingga dialog berjalan lebih kekeluargaan.
Pertemuan itu ditutup dengan komitmen bersama antara MAKI Jatim dan Kakanmenag Kabupaten Blitar untuk terus menjaga hubungan kemitraan yang positif, konstruktif, serta saling mengingatkan demi terwujudnya pemerintahan yang transparan dan berintegritas.
(Edy)





