
Sidoarjo, Gema Nusantara – Wajah baru Alun-Alun Sidoarjo menjadi kado istimewa dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167. Ruang publik yang kini tampil lebih modern itu diharapkan menjadi pusat rekreasi, edukasi, hingga layanan kesehatan masyarakat, sekaligus simbol optimisme Sidoarjo memasuki tahun 2026. Momentum peringatan tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara resmi yang berlangsung di Pendopo Alun-Alun Sidoarjo pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 08.00 WIB.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ini dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo, staf ahli Pemkab, para pensiunan pejabat, hingga bupati dan wakil bupati terdahulu. Kehadiran tokoh lintas generasi tersebut menegaskan bahwa Hari Jadi bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi bersama dalam perjalanan pembangunan daerah.
Di tengah status Sidoarjo sebagai wilayah urban yang terus berkembang, tantangan daya saing daerah menjadi perhatian utama. Apalagi, Sidoarjo sebelumnya terpilih dalam lima besar kabupaten terbaik di Jawa Timur, sebuah capaian yang dinilai harus terus ditingkatkan melalui kerja nyata dan kekompakan seluruh elemen masyarakat.

Semangat kebersamaan menjadi pesan yang mengemuka dalam peringatan ini. Pemerintah daerah mendorong budaya kerja guyub rukun, saling mendukung lintas sektor demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik pada tahun 2026, sekaligus melanjutkan prestasi tahun-tahun sebelumnya.
Bupati Sidoarjo, Subandi, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya alun-alun baru tersebut. Ia berharap keberadaan ruang publik ini membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat luas.
“Alhamdulillah, Hari Jadi Sidoarjo kali ini mendapat kado alun-alun baru. Harapannya, ini menjadi kebaikan bagi Sidoarjo. Dengan fasilitas kesehatan, keamanan, perpustakaan, serta WiFi gratis 24 jam, kami mohon doa dan restu agar Sidoarjo ke depan semakin baik, masyarakatnya adem ayem, pemimpinnya rukun, dan kita semua bisa bekerja bersama untuk mewujudkan Sidoarjo yang lebih kondusif,” ujar Subandi.
“Insklusif Berkelanjutan, Sidoarjo Tangguh,” tambahnya.

Alun-Alun Sidoarjo yang baru pun diproyeksikan bukan hanya sebagai tempat berkumpul warga, tetapi juga ruang publik yang menghadirkan fasilitas pendukung kehidupan masyarakat, mulai dari area edukasi, layanan kesehatan, hingga jaminan keamanan bagi seluruh kalangan.
Hari Jadi ke-167 ini pun menjadi lebih dari sekadar perayaan. Momentum tersebut menjadi simbol perjalanan panjang Kabupaten Sidoarjo, sekaligus titik awal untuk menata masa depan yang lebih kondusif, inklusif, dan berkelanjutan, dengan Alun-Alun baru sebagai ruang kebersamaan bagi seluruh warga. (Lisa-Arya)





