
Sidoarjo, Gema Nusantara – Pelaksanaan Ruwah Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (30/1/2026), berlangsung tertib, lancar, dan penuh nuansa kebersamaan. Kegiatan tradisi tahunan tersebut berhasil menyedot perhatian masyarakat yang memadati area Balai Desa hingga ruas jalan desa sejak sore hari.
Antusiasme warga terlihat dari partisipasi mereka dalam menyaksikan pagelaran seni budaya, mulai dari hiburan campursari hingga wayang kulit. Momentum ruwah desa juga dimanfaatkan sebagai ruang penguatan ekonomi rakyat, dengan hadirnya puluhan pelaku UMKM yang menjajakan beragam kuliner khas dan produk lokal.
Pagelaran wayang kulit yang menjadi puncak acara menghadirkan dalang Ki Johan Susilo asal Sidoarjo. Pertunjukan tersebut digelar sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus upaya nyata melestarikan budaya adiluhung warisan leluhur di tengah perkembangan zaman.
Kepala Desa Buncitan, Mujiono, menyampaikan bahwa ruwah desa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tradisi turun-temurun yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan budaya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat rasa persatuan dan gotong royong antarwarga.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Ruwah Desa Buncitan, Porwanto, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Ia menilai keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah desa, lembaga desa, serta partisipasi aktif warga.
Sementara itu, PLT Camat Sedati, Dedy Kurniawan Wibowo, S.STP., M.Si, memberikan apresiasi atas kekompakan dan sinergi yang ditunjukkan Pemerintah Desa Buncitan dan masyarakat. Ia menilai ruwah desa ini menjadi contoh positif bagaimana tradisi budaya dapat dikelola dengan baik, tertib, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ruwah desa tidak hanya mencerminkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga menjadi media penguatan nilai-nilai kebersamaan, pelestarian budaya lokal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM.

PLT Camat Sedati juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa, guna mewujudkan Desa Buncitan yang semakin maju, mandiri, dan harmonis di bawah kepemimpinan kepala desa.
Selain bernilai budaya dan sosial, ruwah desa dinilai membawa dampak positif bagi pergerakan ekonomi desa, khususnya bagi pelaku UMKM yang merasakan langsung manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
(Edy)