Site icon MediaGetar.com

KH. Rakay Muhammad S.Kom Resmi Jadi Dewan Penasehat PWIN, Tegaskan Pentingnya Etika Jurnalisme

Sidoarjo, Gema Nusantara – Nama KH. Rakay Muhammad S.Kom tak asing di kalangan masyarakat, khususnya di dunia dakwah dan pendidikan spiritual. Sosok yang akrab disapa Kyai Rakay ini dikenal bukan hanya sebagai pengasuh Pondok Pesantren Jin dan Manusia Al-Magribi Jiyu, Mojokerto, melainkan juga sebagai figur yang aktif membina nilai moral, etika, dan spiritualitas di tengah masyarakat modern.

Kini, kiprah beliau kembali mencuri perhatian publik setelah resmi ditetapkan sebagai Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Independen Nasional (PWIN), sebuah organisasi yang menaungi para wartawan independen dari berbagai penjuru nusantara.

Penunjukan ini bukan tanpa alasan. Reputasi KH. Rakay Muhammad dalam membimbing umat dengan pendekatan lahir dan batin dianggap sejalan dengan semangat PWIN yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam dunia pers.

“Wartawan itu bukan hanya penyampai berita, tapi juga penyampai nilai. Jika jujur dan beretika, maka tulisan mereka menjadi cahaya bagi bangsa,” ujar KH. Rakay Muhammad dalam keterangannya usai menerima surat keputusan penetapan Dewan Penasehat PWIN.

Dalam kesehariannya, KH. Rakay Muhammad dikenal sebagai sosok yang rendah hati, disiplin, dan tegas menegakkan prinsip kebenaran. Pesantren yang beliau asuh menjadi tempat pembinaan rohani yang tak hanya menekankan ilmu agama, tetapi juga membangun karakter, tanggung jawab sosial, serta kemampuan beradaptasi di era digital.

Ketua Umum PWIN, Mei Teguh Priyono, menilai kehadiran KH. Rakay Muhammad sebagai sebuah anugerah besar bagi dunia jurnalistik Indonesia. “Kehadiran KH. Rakay Muhammad di jajaran dewan penasehat diharapkan dapat memperkuat arah moral dan spiritual organisasi,” imbuhnya.

Selain dikenal sebagai tokoh spiritual, KH. Rakay Muhammad juga aktif dalam Kepala Riset Tokoh Nusantara, lembaga yang fokus pada pengkajian peran dan kontribusi tokoh bangsa di berbagai bidang. Kombinasi antara ketajaman intelektual, kedalaman spiritual, dan kepekaan sosial inilah yang membuatnya dianggap layak duduk di jajaran Dewan Penasehat PWIN.

“Beliau bukan hanya tokoh agama, tapi juga sosok bijak yang memahami dinamika sosial dan media. Kami berharap bimbingan beliau akan menjadi fondasi etika bagi wartawan independen di era digital ini,” ungkapnya.

Dengan bergabungnya KH. Rakay Muhammad dalam struktur organisasi tersebut, PWIN menegaskan komitmennya untuk membangun jurnalisme yang bukan sekadar profesi, tetapi juga pengabdian yang bernilai moral dan spiritual bagi bangsa dan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara dunia dakwah dan dunia pers, dua ranah yang sejatinya memiliki misi sama: menyampaikan kebenaran, mencerdaskan umat, dan menebarkan cahaya di tengah gelapnya disinformasi.

(Lisa-Arya)

Exit mobile version